Kerinduan untuk dapat berjumpa dan bertemu, saling berbagi pengalaman dan saling menopang satu sama lain merupakan salah satu alasan saat kegiatan Bina dan Pelatihan Istri Pendeta GKPS yang ada di wilayah Distrik I, 2 dan 9 dan dihadiri oleh 26 peserta, dilaksanakan pada hari Jumat-Sabtu, 18-19 Nopember 2016 di perumahan doa Carmel yang ada di Tanjung Pinggir Pematangsiantar.

Antusias peserta yang tidak lain adalah istri para pendeta terlihat saat acara dilaksanakan. Setiap peserta hadir dengan semangat yang menggelora, walaupun harus meninggalkan keluarga, anak dan aktivitas keseharian mereka sebagai seorang istri dan ibu di keluarga mereka masing-masing. Acara dimulai dengan ibadah yang dipimpin oleh Pdt Jan Hotner Saragih (KaDept Pembinaan GKPS) dengan penekanan kotbah pada bagaimana Allah yang memperlengkapi seorang perempuan untuk memperlihatkan ketangguhannya dalam menghadapi segala sesuatunya. Setelah ibadah pembukaan, maka oleh Pimpinan Pusat GKPS (dalam hal ini Ephorus GKPS, Pdt. Martin Rumanja Purba) dibawakan sessi “Peranan istri dalam mendukung pelayanan suami sebagai Pendeta GKPS”, yang diawali dengan perkenalan. Dalam sessi ini para peserta menggunakan waktu untuk sharing tentang pergumulannya sebagai istri pendeta. Sessi itu dilanjutkan dengan materi  “Gender dari sudut pandang Theologi dan Seven Habits” yang dibawakan oleh Ibu Pdt Jennie Keliat (dari UEM Asia – Medan). Dalam sessi ini para peserta diperkenalkan dengan teori memanage diri sendiri dalam relasi terhadap sesama, dan menjadi perempuan yang bijak.  Hari pertama ditutup dengan pelatihan ketrampilan, yaitu cara membuat sabun, molto dan juga trika (pewangi dan pelican pakaian). Keesokan harinya setelah bersama-sama melakukan senam pagi, peserta mempersiapkan diri untuk melanjutkan pelatihan ketrampilan, yaitu cara membuat nagged jamur, kue akar, juice ubi jalar, roti ketawa dan juga bolu nutrisari. Dibawah arahan pelatih (Ibu Sembiring dari Unimed Medan) para peserta mencoba cara membuat makanan dan minuman tersebut. Semangat itu terlihat saat panitia (Dep Pembinaan GKPS bersama dengan Ny Pimpinan Pusat GKPS) membawakan sessi Rencana Tindak Lanjut, dimana setiap Distrik merencanakan apa yang akan dilakukan di distrik mereka masing-masing, dan langkah awal sebagai bentuk Rencana Tindak Lanjut adalah dengan membuka Stand dalam perayaan Natal RBM di Balei Bolon GKPS Pematangsiantar hari Sabtu, tanggal 3 Desember 2016. Setiap distrik menjual hasil karya mereka dan puji Tuhan semua dilakukan dengan penuh sukacita dan ini menjadi pendorong untuk tetap menggali potensi yang ada pada diri seorang istri pendeta. Walaupun dimulai dengan hal kecil, tetapi ini akan menjadi sesuatu yang besar dikemudian hari. Terimakasih untuk UEM Asia yang ada di Medan, dimana program ini merupakan joint program antara UEM Asia denga GKPS yang dalam hal ini adalah Departement Pembinaan GKPS. Biarlah program ini membawa buah yang manis untuk sebuah kerjasama dan berkelanjutan di hari yang akan datang.

Departement Pembinaan GKPS


Artikel Lainnya:

Category: Berita